Tentang Diriku

Foto saya
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Senin, Oktober 18, 2010

Buat KTP

KARTU TANDA PENDUDUK
Kira-kira tanggal 12 September 2010 yang lalu, aku menitipkan pada papa supaya memperpanjang KTP (Kartu Tanda Penduduk) aku. Tepat pada tahun ini, masa berlaku KTP aku yang pertama sudah habis. Kabarnya, peraturan untuk foto yang digunakan untuk pembuatan KTP ini diganti, yakni foto harus berlatar belakang merah untuk penduduk dengan tahun kelahiran tahun ganjil dan biru untuk yang lahir pada tahun genap. Kebetulan, aku lahir pada tahun genap, jadi aku harus membuat foto baru dengan latar belakang foto berwarna biru.
Setelah menitipkan ke papa, aku kembali ke Bogor untuk kuliah. Karena jadwal kuliah yang sangat padat, aku belum sempat untuk pulang ke rumah. Aku pun akhirnya menanyakan ke papa apakah KTP ku sudah jadi (2 minggu setelahnya), tapi ternyata belum jadi juga KTP itu. Ya sudah,aku pikir karena memang kali ini papa ingin mencoba dengan tanpa biaya, maka itulah konsekuensi yang harus diterima (masa tunggu KTP lebih lama dengan berbagai kesalahan, diantaranya : salah foto, salah data agama,dll padahal foto sudah diberi 2 lembar yg baru dan data mengikuti KTP yang lama yang sudah diketik dengan BENAR).
Tapi, kemarin saat aku pulang ke rumah, papa bilang bahwa KTP ku "dijanjikan" selesai pada tanggal 22 Oktober 2010. WOW! Mengejutkan sekali... Begitu sulitnya bagi seorang warga negara untuk mendapatkan identitasnya.
Ternyata,oh,ternyata, papa membuat KTP itu dengan biaya Rp 50.000,00.
Setelah mencoba browsing di internet tentang biaya pembuatan KTP di Bekasi (tempat tinggalku) dan lama pembuatannya, aku mendapatkan link http://www.kotabekasi.go.id/read/1658/prosedur-pembuatan-ktp-kk dan ternyata di kota lain (Pringsewu, kab.) juga terjadi hal serupa http://www.rakyatlampung.co.id/web/kabupaten/530-diduga-pungli-pembuatan-ktp-mahal-.html?tmpl=component&print=1&page=.
Hmm.. aku kecewa. Ternyata, untuk mendapatkan identitas saja, penduduk harus memiliki modal Rp 100.000,00 agar tidak menunggu. Jika tidak punya biaya, penduduk harus menerima risiko bahwa KTP akan lama sekali jadinya (bukan 14 hari, tapi mungkin 14 bulan).
Mengapa harus begitu?

Sm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar